Home
Market Review
Kumpulan Rumor PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 03 March 2010 01:40

2 March 2010


INVESTOR DAILY:

ASII - tingkatkan capex (belanja modal) menjadi Rp 8 T, naik 50%
          dibanding tahun lalu
MASA - finalisasi pinjaman US $200 juta untuk membiayai ekspansi
             produksi ban
JSMR - dikabarkan bakal diburu oleh konsorsium investor asing
             dalam waktu dekat, seiring rencana perseroan yang
             mengakuisisi jalan tol tahun ini
ELTY -  disebut-sebut akan ditarik bandar, terkait rencana aksi road
             show ke Jepang
TPIA  -  laba bersih meroket 3.413%
GZCO - laba bersih melonjak 273%
BSDE - terdiskon 52%, analis memperkirakan BSDE bisa
             menembus 1.250 hingga akhir 2010

____________________________________________________


1 March 2010

INVESTOR DAILY:

ITMG - Laba bersih naik 42%
INDF  - Laba anak usaha Indofood Agri Resources Ltd. melonjak   92%, dengan demikian dapat membuat
           laba bersih INDF naik 27%
ASII  - Laba bersih tumbuh 9,2%, berencana mengajukan deviden   final Rp 830 @saham
ASGR- Laba bersih naik 7%
AUTO - Laba bersih naik 36%
UNTR - Laba bersih naik 43%

 
Strong buy untuk BUMI! PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 16 February 2010 08:14

Saham PT Bumi Resources (BUMI), Selasa (16/2) diprediksikan technical rebound seiring kembali aktifnya pasar setelah libur Imlek. Strong buy untuk BUMI!

Pengamat pasar modal, Willy Sanjaya mengatakan potensi penguatan teknis saham BUMI hari ini karena potensi positifnya sentimen market. Hal ini dipicu oleh kembali aktifnya pasar setelah libur Imlek 2010.

Hari ini, menurut Willy, menjadi satu acuan sentimen positif sehingga indeks menguat. Ia memperkirakan bursa hari ini akan diwarnai pergerakan-pergerakan istimewa. “Karena itu, BUMI pun akan mengarah ke level resistance Rp2.350 dan Rp2.200 sebagai level support-nya,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Senin (15/2).

Pada perdagangan kemarin saham BUMI ditutup melemah Rp50 (2,19%) menjadi Rp2.225 dibandingkan sebelumnya di level Rp2.275. Harga tertingginya mencapai Rp2.300 dan terendahnya Rp2.225. Volume transaksi mencapai 62,7 juta unit saham senilai Rp141,1 miliar dan frekuensi 2.980 kali.

Menurut Willy, pada perdagangan kemarin Bursa Indonesia dirugikan libur Imlek di sebagian besar negara Asia termasuk juga bursa Dow Jones. Akibatnya, tidak ada aktivitas yang terlalu mencolok di bursa dan sebagian besar emiten mengalami pelemahan. “Libur Imlek masih cukup panjang di negara-negara Asia terutama China,” ujarnya.

Potensi penguatan BUMI juga karena sudah terbatasnya ruang pelemahannya. Karena itu, untuk menembus level support-nya di level Rp2.200 sangat susah. “Dari sisi valuasi, tekanan jual terhadap saham sejuta umat ini sudah mereda sehingga berpeluang rebound kembali,” paparnya.

Adapun koreksi BUMI kemarin dengan volume transaksi yang sangat tipis, menurutnya tidak bisa dijadikan pegangan untuk perdagangan hari ini. “Katalis penguatan BUMI, karena valuasinya yang sudah sangat murah,” imbuhnya.

Apalagi, pasar saat ini sedang menunggu laporan keuangan perseroan untuk 2009. Diharapkan ada pengumuman yang menggembirakan sehingga pergerakannya atraktif. “Laporan keuangan BUMI akan diumumkan dalam Februari ini,” timpalnya.

Sementara itu, terkait harga minyak mentah dunia yang saat ini masih melemah di level US$74 per barel , potensi upside -nya masih terbuka lebar. Sebab, pelaku pasar sudah aktif kembali di pasar.

Lebih jauh Willy mengatakan, koreksi saham BUMI selama ini karena masih tertekan dari sentimen pajak. Padahal, BUMI sendiri sudah melakukan bantahan melalui SVP Investor Relation BUMI Dileep Srivastava. “Kita tetap memegang teguh azas praduga tak bersalah,” tuturnya.

Menurut Willy, perusahaan terbuka seperti BUMI tidak mungkin mengemplang pajak. Ia memandang BUMI tidak mungkin berani melakukan hal itu. Dalam hal pajak, perusahaan terbuka akan lebih hati-hati. “Jika nunggak, auditornya bisa disalahkan jika pengemplangan pajak sampai terjadi,” ungkapnya.

Dugaan tunggakan pajak sudah biasa terjadi di bursa. Saat ini menurutnya, kasus serupa menerpa PT Perusahaan Gas Negara (PGAS). Dalam laporan keuangannya diduga terjadi mark up. “Hal-hal semacam ini sudah sering terjadi di bursa. Nantinya akan terselesaikan dengan baik, tinggal menunggu waktunya saja,” timpalnya.

Untuk itu, Willy merekomendasikan strong buy untuk BUMI. Sebab, sekarang harga saham sejuta umat ini sangat murah. “Pada Februari ini, BUMI bisa menembus level Rp2.600-an,” pungkasnya.

 
WIKA Raih Proyek Baru Grup Bin Laden PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 09 February 2010 06:12

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) melaporkan bakal meraih proyek Bin Laden pada Maret 2010 ini, di mana WIKA

ditunjuk sebagai pelaksana pekerja proyek ini.

"Kalau tidak salah ada proyek Maret ini dengan Bin Laden," kata Direktur Utama WIKA Bintang Perbowo

kepada wartawan seusai listing PT PP Tbk di lantai bursa, Selasa (9/2) tanpa menyebutkan nilai kontraknya.

Kabar di pasar menyebutkan, WIKA sedang melakukan penjajakan untuk membangun asrama haji dan industrial building di Saudi Arabia. Perseroan akan bermitra dengan perusahaan Bin Laden, untuk pembangunan tersebut. WIKA akan mengambil porsi 10-20% dari rencana joint dengan grup Bin Laden tersebut.

"Kami sedang lakukan penjajakan. Kami akan bangun asrama haji yang merupakan pengembangan yang sudah ada. Kami siapkan dana Rp1 triliun," papar Sekretaris Perusahaan WIKA Natal Argawa beberapa hari lalu.

WIKA juga berencana akan menerbitkan obligasi dengan nilai Rp300 miliar pada semester I-2010. Dana hasil obligasi, nantinya akan digunakan sebagai pencadangan modal untuk sektor infrastruktur khususnya pembangkit listrik

 
BEI Segera Luncurkan Covered Warrants PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 10 February 2010 04:14
BEI berencana meluncurkan covered warrants pada 1H10. Instrumen investasi
itu bakal dirilis bersama 2 produk derivatif lainnya, Exchange Traded Fund
(ETF) dan Kontrak Opsi Saham (KOS). Otoritas bursa memutuskan untuk
meluncurkan produk-produk derivatif tersebut seiring pulihnya kembali pasar
modal. (Investor/nlt)
 
News Stock PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 10 February 2010 00:00

 

Please Find from this link to get information before trade


1. Reliance Daily Insight 11 Feb 2010
2. E Trading Daily Trading Guide 11 Feb 2010
3. DBS Daily Spread Breakfast 11 Feb 2010
4. Samuel Daily Economic Review Kamis 11 Februari 2010
5. Samuel Riset Saham Harian 11 Feb 2010
6.Samuel Daily Investment guide 11 Feb 2010
7.NISP morning Briefing 11 Feb 2010
8. Henan Daily News 11 Feb 2010
9. UBS Global outlook 2010
10. Harita Technical 11 Feb 2010

next

12 Trimegah Daily Bulletin 11 Feb 2010
13. Trimegah Chart Addict 11 Feb 2010
14. BNI Daily Technical 11 Feb 2010
15. BNI daily Report 11 Feb 2010
16. IPOT Daily Updated 11 Feb 2010
17. IPOT Technical corner 11 Feb 2010
18. Dong suh Analisa Teknikal Harian 11 Feb 2010
19. Panin Kilas Berita 11 Feb 2010
20. Panin Technical 11 Feb 2010
21. Valbury 11 Feb 2010

           

 

 

 

 

 

 

 

 

Last Updated on Thursday, 11 February 2010 03:51
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 1 of 10

Date

INTEREST RATE

           BI Rate                      6.50 

           LPS USD                    2.75 

           LPS IDR                     7.00 

           Deposito                   6.93 

           SBI                            6.45

For New Customer

           

      How To Become  

            An Investor

 

                                               Find Out

Room Chat

                 C   H    A    T

SOAL SOAL WPPE

      1. Ingin Punya lisency WPPE

      2. Belum lulus tetap mendapat

          soal terbaru sampe 3X GRATIS

      3. Diantar sampe tujuan

 

       Informasi lebih lengkap

 

Event Calender Bursa

March 2010
S M T W T F S
28 1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31 1 2 3

Valid XHTML and CSS.